Kamis, 26 November 2009

SELAYANG PANDANG MUTIARA

Mengapa Mutiara? Smk Mutiara Bangsa Merupakan satu- satunya SMK yang mempunyai ijin operasional di Kecamatan Kemiri pada saat ini, berangkat dari keprihatinan hati seorang guru yang selalu mendengar keluhan- keluhan orang tua murid yang ingin menyekolahkan anak- anaknya sampai tingkat menengah namun kebanyakan orang tua selalu mengeluhkan biaya masuk pertama selalu mahal dengan rata- rata nilai rupiah diatas 1- 2 juta belum biaya lainnya. Menyikapi permasalahan diatas kami Yayasan Assalam mencoba hadir di tengah- tengah masyarakat yang masih serba tertinggal baik dalam masalah ekonomi maupun pendidikan, masyarakat rata- rata ingin anak sekolah tapi tidak mampu untuk membayar biaya pendidikan. Kami Smk Mutiara Bangsa di tengah- keterbatasan kami sebagai guru dan pengelola Yayasan yang bergerak di dalam Pendidikan mencoba memberikan solusi dengan menawarkan pendidikan tingkat menengah yang murah tapi tetap berupaya untuk menjadi yang terbaik minimal tetap berprestasi, berbudi pekerti. Pada acara HUT RI ke 64 kami mendapatkan 4 medali sekaligus, juara 2 gerak jalan putra dan putri, futsal 3 serta LTUB 3. HUT DINKES 12 November 2009 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mengadakan lomba membuat poster tingkat slta yang di beri tema Rakyat Sehat Kesejahteraan Bangsa Meningkat, siswa Smk Mutiara Bangsa Kemiri masuk final lomba poster tingkat Kabupaten Tangerang. Kami juga selalu membaca Yasin dan Asmaul Husna sebelum pelajaran dimulai, eskul olah raga volli, futsal, lempar lembing, lempar cakram, tolak peluru serta berbagai jenis lari, selain itu juga kami juga mengadakan eskul lain SBH, PRAMUKA, PASKO, ROHIS, KOMPUTER dll. Inilah program- program kami Smk Mutiara Bangsa semoga kedepan bisa melahirkan mutiara- mutiara dari daerah yang terpencil ini yang siap berkompetisi di dunia usaha dan industri. Pada tahun Diklat 2008-2009 Alhamdulilah anak- anak kami yang ikut Ujian Nasional lulus semua, lulusan kami yang pertama ini sudah banyak yang masuk ke dunia usaha ada yang di alfamart, indomart, restoran pabrik dan lainnya. Smk Mutiara Bangsa melahirkan siswa dan siswi yang siap bekerja dan juga siap berwira usaha. by Slm

HEWAN QURBAN

Tahun ini 27 Desember 2009 Smk Mutiara Bangsa Kemiri menyalurkan hewan qurban sebanyak enam ekor kambing. Kami keluarga besar sekolah dan yayasan Assalam mengucapkan banyak terima kasih kepada bpzis mandiri, terutama Pimpinan bpzis Bp Taufiq, Bp Suradi beserta team berkat binaan bpzis mandiri kami selalu berupaya untuk menjadi pribadi- pribadi selalu berbenah menuju kebaikan, perbaikan, jujur dalam menerima dan menyalurkan amanah termasuk hewan qurban kepada orang- orang yang berhak. Betapa bahagia keluarga besar guru dan karyawan Smk Mutiara Bangsa yang setiap hari bekerja keras untuk mencerdaskan anak- anak bangsa yang berada di sekitar wilayah kecamatan kemiri hingga saat ini masih sangat tertinggal, guru- guru yang mengajar di yayasan kami rata- rata guru honorer atau guru swasta yang masih sangat minim mendapat gaji dari yayasan kami, warga sekitar kami juga sangat bergembira dan berterima kasih kepada bpzis mandiri, karena kebanyakan warga sekitar kami tidak mampu untuk membeli daging kambing apalagi daging sapi. Bahkan ada yang menangis terharu di saat mendapatkan kupon tanda untuk mengambil daging qurban. Terima kasih Pak Mifta terima kasih Bpzis Mandiri ujar para penerima daging qurban. by Slm

STUKTUR ORGANISASI

SMK MUTIARA BANGSA BERNAUNG DI BAWAH YAYASAN ASSALAM. KETUA YAYASAN SUKAESIH, SQ, SAG. PENASEHAT YAYASAN 1. DRS. TAUFIQ HIDAYAT, MM. 2. IR. EKO WASONO, MBA. 3. DRS. FARID WAJDI, MM. KEPALA SEKOLAH MIFTAHUSSALAM ZUBER, SAG. WAKASEK 1. A. WAHAB, SAG. 2. SUDARMO, AMPD. PKS KURIKULUM JUARSIH, SAG. PKS KESISWAAN, DANAR HIDAYAT, SPD. PKS HUMAS YUYUN SR, SAG. PKS PERLENGKAPAN DRS. MUTAMAR, MSI. KETUA PROGRAM IR. ENDANG SURAJIH, MSI. KEPALA T U ISKORIYAH. DONATUR H. ROHMANI, FARID DAN PIHAK- PIHAK LAIN YANG TIDAK MENGIKAT

Selasa, 24 November 2009

Tebakan Tidak Berhadiah

Si Ahmad dan Si Joni sedang main tebak-tebakan, pertanyaannya sebagai berikut..

A: Apa bedanya Nenek-nenek peot -nenek pasti peot doong- dengan Gajah dan semut?
B: Apa ya....
A: Kalo gak bisa kebangetan....
B: Kalo Nenek orang, kalo gajah binatang, kalo semut binatang juga...
A: Ya... berati enggak ada bedanya doong.....
B: Terus, jawabannya apa doong...?
A: Nih catet...
Kalo Gajah enggak bisa naik semut, bisanya nginjek...
Kalo Semut bisa naik gajah...
B: Kalo nenek....
A: Kalo nenek-nenek.... ya naikin ama kamu minta gendong... ha-ha-ha..
B: Enak aja...

Puisi

Pagi ini udara tidak begitu ramah...
Dingin menusuk tulang menyayat daging
Pagi ini ku tetap berkarya
Walau kemungkinan tangan mulai lunglai

Wahai awan yang bergumpal
Wahai Angin yang bergerak
Wahai Kawan...
Mari .................. dalam kelengangan
Kita berkarya
demi kita dan lingkungan...

Produk Siswa/i SMK dilirik Bank Mandiri


Salah satu kegiatan yang dilaksanakan di SMK Mutiara Bangsa adalah Praktek Penjualan yang menampilkan beberapa produk hasil karya siswa/i. Khusus untuk semester ini salah satu siswa menampilkan produk cenderamata berupa gantungan tas berbentuk boneka kain yang merupakan produk asli kreatifitas yang bersangkutan. Ketika ditampilkan, seorang nasabah Bank Mandiri tertarik untuk mengenal lebih jauh dan menghendaki adanya kerjasama untuk produksi massal, sehingga minggu ini kepala sekolah dan siswa yang bersangkutan (Heri) akan mempresentasikan produknya di Bank Mandiri Serpong Tangerang.

Rabu, 18 November 2009

SMK MB Berbenah diri menuju era global


Menghadapi era globalisasi terutama bidang informasi, SMK MB mulai berbenah diri. Beberapa infrastruktur mulai disiapkan, salah satunya adalah penyediaan lab komputer untuk jaringan yang mendukung internet sehingga akses dari dan ke seluruh dunia bisa ditampilkan.

Mutiara Mandiri



Awal musim penghujan di kecamatan Kemiri berdampak cukup memprihatinkan, beberapa wilayah tergenang air. Salah satu tempat yang cukup parah adalah jalan raya Kemiri menuju Santri atau sebaliknya. Jalan berlubang bekas proyek PLTU yang ditinggalkan pemborongnya menjadi genangan yang cukup mengganggu lalulintas masyarakat.
Tidak terkecuali di SMK Mutiara Bangsa yang notabene wilayah baru untuk pembangunan sarana dan prasarana, mengingat jalan menuju SMK masih berupa tanah, ketika diguyur hujan menjadi licin dan becek.